Terduga Teroris Ini Akui Ingin Ledakkan Industri China hingga Serang SPBU

Penyalainews - Ahmad Junaidi, seorang terduga teroris yang ditangkap polisi di daerah Ciputat, Tangerang Selatam, (27/3). Penangkapannya terjadi tak lama setelah aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam sebuah video yang beredar setelah penangkapan itu, Ahmad memberikan pernyataan. Ia mengaku sebagai simpatian FPI.

"Saya Ahmad Junaidi, anggota simpatisan FPI. Sejak Habib Rizieq Syihab pulang ke Indonesia saya tergabung dalam jemaah pengajian Yasin Rawatib di bawah pimpinan Husein Hasni," kata dia, melansir Kumparan.com, Sabtu (3/4).

Sedangkan Husein Hasni, adalah terduga teroris yang ditangkap di Condet, Jakarta Timur.

Ahmad mengungkap alasannya berniat melakukan aksi teror. Kata dia, semua berawal dari diskusi usai kajian rutin malam Jumat yang dilakukan oleh Husein Hasni.

Dalam diskusi itu, mereka membahas kondisi negara. Menurutnya, China sudah menguasai Indonesia sehingga muncul keinginannya untuk menyerang para pengusaha China.

"Kajian tiap malam Jumat bergilir ke tiap rumah anggota jemaah pengajian, setelah kajian kami banyak membahas keadaan negara yamg sudah dikuasai China," ungkap Ahmad.

"Tenaga kerja, kekayaan alam serta kekuatan-kekuatannya, industri sudah dikuasai China, akhirnya teman saya Bambang dan [Zulaimi] Agus memberi semangat mengajak melakukan peledakan di industri China yang ada di Indonesia," tambah dia.

Bahkan, Ahmad Junaidi sudah melakukan persiapan sebelum penyerangan yakni, bahan peledak. Selain itu, bersama rekannya, ia belajar ilmu kebal di Sukabumi.

Selain menangkap Ahmad Junaidi, polisi juga menangkap terduga teroris lainnya bernama Bambang Setiono. Ia ditangkap di daerah Mangga Dua, Jakarta Utara pada (29/3).

Bambang juga memberikan pernyataan pendek melalui sebuah video setelah ditangkap. Sama seperti Ahamad, ia merupakan eks simpatisan FPI.

"Saya menjadi simpastisan sejak awal Desember 2020 dan tergabung dalam grup Majelis Raitb dan Yasin," ucap dia.

Berbeda dari Ahmad, Bambang berniat untuk menyerang SPBU menggunakan bom molotov. Tapi, ia tidak menyebut lokasi SPBU yang menjadi target penyerangannya.

"Merencanakan aksi penyerangan ke SPBU dengan menggunakan bom molotov," kata Bambang.

Dengan menyerang SPBU, Bambang berencana untuk menuntut kebebasan Habib Rizieq. Selain berencana menyerang SPBU dia juga akan menyerang tokoh China dan para pengusaha China menggunakan molotov.

"Merencanakan aksi melempar bom ke tokoh China dan pengusaha China, merencanakan aksi menyerang dengan ketapel dengan peluru gotri jika terjadi kerusuahan saat demo," tutur dia.

 

Comment