Penyalainews, Pekanbaru - Sampah yang mulai membusuk berserakan di jalanan Kota Pekanbaru dengan tumpukan sampah hingga mengeluarkan bau busuk di sekitarnya. Bahkan di beberapa titik, salah satunya di Pasar Cik Puan sampah menumpuk disertai genangan air.
Terkait hal ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyebut pengangkutan sampah menjadi tanggung jawab perusahaan pemenang lelang pengangkutan sampah.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, Marzuki mengatakan, lelang pengangkutan sampah sudah tuntas dan dimenangkan oleh PT Godang Tua Jaya (GTJ) dan PT Samhana Indah (SHI). Sehingga, bertanggungjawab dalam pengangkutan sampah.
"Lelang sudah selesai 18 Maret lalu, jadi sejak saat itu pemenang lelang sudah bekerja. Pemenang lelang yakni GTJ dan SHI," ujar Marzuki, mengutip detikcom, Kamis (25/3).
Menurut Marzuki, belum terangkutnya sampah-sampah seluruhnya dikarenakan saat ini masih dalam masa transisi. Namun, dia menargetkan semua tumpukan sampah segera diangkut.
"Jadi mulai 18 Maret-1 April ini menyisir tumpukan yang ada saat masa transisi. Tumpukan semua sedang diselesaikan, kami tentu butuh informasi masyarakat," ujar Marzuki.
Saat ini, kata dia, pihaknya bertanggungjawab melakukan pengawasan. Terutama, lanjutnya, terhadap angkutan sampah di dua zona yang dimenangkan perusahaan GTJ dan SHI.
"Angkutan sampah itu murni tugas mereka. Kita hanya mengawasi daripada pemenang tender, dua perusahaan ini yang kita awasi kenerjanya," kata Marzuki.
GTJ diketahui bertanggungjawab untuk mengangkut sampah di zona 1. Sedangkan SHI, bertanggungjawab mengangkut sampah zona 2 setelah menang tender angkutan sampah.
Adapun zona 1 yakni meliputi Kecamatan Tampan yang sudah dimekarkan menjadi Binawidya dan Tuah Madani. Selanjutnya Kecamatan Payung Sekaki dan Marpoyan Damai.
Sedangkan wilayah kerja zona 2 meliputi Kecamatan Bukit Raya, Sukajadi, Tenayan Raya dan Pekanbaru Kota. Selanjutnya turut bertanggungjawab untuk wilayah Kecamatan Senapelan, Lima Puluh, Sail dan Kulim.

Comment