Alasan Jokowi Jorjoran Bangun Infrastruktur di Tanah Air

Penyalainews - Presiden Joko Widodo menjawab pertanyaan terkait pembangunan infrastruktur yang diutamakan di Indonesia. Setidaknya, ada empat manfaat pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

Pertama, menurutnya insfrastruktur membantu perkembangan peradaban masyarakat.

"Infrastruktur itu adalah membangun peradaban. Iya enggak? Sering tidak kita sadari bahwa infrastruktur itu bangun peradaban," ujar Jokowi saat meresmikan terminal Bandara Kuabang, Kabupaten Halmahera Utara, yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (25/3).

Dicontohkan Presiden, sebelum ada jalan raya masyarakat harus berjalan kaki ketika bepergian dari Halmahera Utara ke Sofifi. Saat jalan raya sudah dibangun, masyarakat bisa berkendara dengan sepeda motor, mobil atau naik bus.

Dengan begitu, masyarkat akan terbiasa menggunakan kendaraan pribadi maupun umum.

"Setelah ada bandara ini, kita disiplin harus tepat waktu sebab datang ke bandara untuk terbang ke kota-kota lain jamnya telah ditentukan. Kalau terlambat kita akan tertinggal pesawat. Itu juga membangun kedisiplinan baru. Membangun peradaban baru," jelas Jokowi.

Selanjutnya, keberadaan infrastruktur, kata Jokowi, juga mendukung daya saing dan kompetisi suatu daerah dengan daerah lainnya. Ketiga, pembangunan infrastruktur bertujuan mencapai keadilan sosial bagi seluruh wilayah di Indonesia.

"Yang dibangun bukan hanya di Jawa dan Sumatera saja, tetapi juga di luar kedua daerah itu. Sebab semua memiliki hak yang sama untuk punya jalan, airport yang baik," jelas sang Kepala Negara.

Keempat, pembangunan infrastruktur menurutnya dapat membangun persatuan dan kesatuan daerah baik antar kabupaten/kota, provinsi, pulau dan antarwilayah di Indonesia.

"Sehingga kita bisa bersatu. Dari Halmahera Utara bisa terbang ke Jakarta, ke Aceh, ke Kalimantan hingga ke Papua," tambahnya.

Comment