Penyalainews, Pekanbaru - Satu unit helikopter water bombing dikerahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama tim untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhulta) di Riau.
"Hasil rapat kami dengan presiden dan ibu menteri 9 Februari memerintahkan agar ini (karhutla) segera ditangani. Selanjutnya ini kita kirim 1 heli," terang Tenaga Ahli KLHK Bidang Landscape Fire, Rafles B Panjaitan ditemui di Lanud Roesmin Nurjadin, seperti dikutip dari detikcom, Selasa (2/3).
Disebutkan Rafles, helikopter yang diperbantukan itu berkapasitas 1 ton dan dapat digunakan untuk patroli serta pemadaman titik api yang sulit diakses.
"Kapasitas 1 ton. Memang kecil ya, tapi ini sangat efektif kalau masih kebakaran kecil dan ini yang terjadikan sekarang ini masih kebakarannya. Jadi bisa disupport oleh tim dari udara dan darat," kata Rafles.
Untuk tim darat, Rafles berujar, pihaknya sudah mulai berkoordinas dengan satgas gabungan baik TNI, POlri, Manggala Agni dan instansi terkait. Selanjutnya setelah ada kontak, pemerintah pusat juga akan mengirim helikopter.
"Untuk saat ini ada satu heli dari KLHK dan 6 bantuan dari swasta. Sudah mulai sortie di Dumai, Bangkalis, Rohil dan perbatasan," katanya.
Untuk saat ini, helikopter akan difokuskan untuk memadamkan api di sekitar daerah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Siak. Daerah tersebut merupakan lahan gambut yang sulit dipadamkan jika sudah terbakar.
Rencananya, helikopter akan diistirahatkan di Dumai untuk memudahkan pemadaman. Pasalnya, Dumai dinilai strategis dan cukup dekat dengan titik rawan karhutla di Bengkalis dan Siak.
"Heli ini sekali terbang 2,5 jam, maka kalau kita buat di Dumai sortie bisa banyak. Bisa beberapa kali dia terbang untuk membantu proses pemadaman," katanya.

Comment