Warga Agam Lari Berhamburan Usai Gempa Mentawai Sebabkan Sirene Tsunami Berbunyi

Penyalainews - Warga Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat berhamburan dan dibuat panik setelah sirine tsunami di SMA 1 Tanjung Mutiara berbunyi usai diguncang gempa yang berpusat di Mentawai, Rabu (5/5).

"Saya panik juga ketika mendengar sirine tsunami berbunyi, apalagi sedang terjadi gempa. Pastinya saya berpikir akan terjadi tsunami, " ujar Roni, warga Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, mengutip Kompas.com.

Namun, menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Agam, Hardoni, berbunyi sirine tsunami bukanlah disebabkan akan terjadi tsunami. Melainkan, karena adanya kabel yang goyang akibat getaran.

"Sirine tersebut berbunyi karena ada kabelnya yang goyang karena getaran, sehingga berbunyi. Bunyinya cuma krik-krik saja dan itu pelan. Tidak bunyi seperti kalau akan ada tsunami," ujarnya.

Dikatakan Hardoni, bunyi tersebut diketahui oleh guru-guru SMA 1 Tanjung Mutiara karena lokasi sirine yang berada di sekolah tersebut.

"Jadi karena bunyi tersebut, guru-guru di sekolah tersebut berpikir ada apa karena bunyi sirine tersebut," paparnya.

Hardoni menyebutkan terdapat sembilan sirine. Jika akan terjadi tsunami, kata dia, maka semua sirene tersebut akan berbunyi.

"Secara keseluruhan ada sembilan sirine, delapan punya kita dan satu punya provinsi. Kami sudah memperbaiki sirine tersebut dan saat ini sudah tidak berbunyi, " katanya.

 

Comment