Penyalainews, Pelalawan - Ketua Umum Tunas Muda Pelalawan mengapresiasi proses mutasi dan promosi yang dilakukan Mabes Polri. Termasuk antaranya penggantian Kapolres Pelalawan.
Tunas Muda Pelalwan (TMP) mengucapkan selamat bertugas kepada Kapolres yang baru dan berharap kinerjanya lebih baik dari yang terdahulu, terutama pada persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang masih hangat ini.
"Kepada Kapolres Pelalawan yang baru harus berani melakukan proses hukum kepada korporasi yang terindikasi sebagai pelaku pembakar lahan. Proses sesuai hukum yang berlaku. Kami berharap jangan pernah ada negosiasi dengan koorporasi pembakar lahan," sebut Wan Andi, Kamis (10/10).
Lebih lanjut Wan menyampaikan, asap akibat kebakaran hutan dan lahan memang sudah berkurang akibat hujan yang cukup merata di Pelalawan. "Namun kasus hukum korporasi yang diduga pembakar lahan jangan sampai juga hilang. Ini harus kita kawal secara bersama sama. Karena masyarakat Riau menderita akibat kebakaran hutan dan lahan ini" pintanya.
Tunas Muda Pelalawan Sebagai Kelompok anak muda yg aktif di Pelalalwan meyakini Karhutla yang terjadi di Riau khususnya Pelalawan berhubungan erat dengan keberadaan lahan ilegal dan lemahnya penegakan hukum.
Akibatnya, selama 22 tahun belakang ini bencana kabut asap terus mendera masyarakat Pelalawan "Selama dua hal itu tidak serius ditangani, maka yang akan terjadi hanya pengulangan bencana asap yang terus menghantui masyarakat Riau," tandas Wan Andi yang juga mantan ketua umum IPM-PB
"Intinya, kita ingin proses penanganan persoalan hukum di Bumi Amanah ini lebih baik daripada sebelumnya. Bukan saja persoalan Karhutla, tapi kasus-kasus besar lainnya. Hukum harus tajam keatas, jangan malah tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Sekali lagi selamat bertugas untuk Kapolres Pelalawan yang baru," tutup Wan Andi.***red/rls
Rezky FM

Comment