Tokoh Mahasiswa Pelalawan menyayangkan kebakaran lahan yang di duga milik PT Arara Abadi

Penyalainews, Pelalawan - Beberapa waktu lalu lahan akasia yang di duga milik PT Arara Abadi dengan luas 5 Ha terbakar tepatnya didua kecamatan kabupaten Pelalawan yaitu kecamatan Pangkalan Kerinci dan Teluk Meranti terbakar. 

Dari informasi yang di himpun redaksi penyalainews.com titik api terdeteksi di beberapa desa yang masuk di distrik Malako. 

Terkait dengan kebakaran lahan milik PT. Arara Abadi itu Shukur Ahmad yang merupakan Tokoh Mahasiswa menyayangkan kinerja dan kelalaian PT Arara Abadi yang telah merugikan masyarakat Riau terkhususnya masyarakat kabupaten Pelalawan. 

"Saya sangat menyayangkan atas kabakaran itu, kalau di lihat PT. Arara Abadi kurang menjaga konsesi hutan miliknya, sudah jelas dampak dari kabakaran lahan ini, timbulnya kabut asap, pencemaran polusi udara, dan kerugian masyarakat tempatan," jelas Shukur Ahmad kepada penyalainews.com, Rabu (29/08). 

Sebutnya lagi meminta Kapolda Riau atau pihak-pihak terkait menyelidiki dan memproses secara hukum atas kebakaran lahan milik PT. Arara Abadi.

"Kami dari mahasiswa Pelalawan meminta aparat penegak hukum menyelidiki dan memproses secara hukum apabila ada kesalahan dari perushaan itu, jangan hanya masyarakat saja yang diproses hukum, tentunya hukum untuk perusahaan yang melanggar aturan juga harus ditegakkan, masyarakat kabupaten Pelalawan sudah sangat menderita akibat kebakaran lahan ini, tim-tim sudah berjibaku memadamkan api, tetapi hasilnya api belum padam sepenuhnya, seandainya pihak yang berwenang tidak memproses perkara ini kami dari mahasiswa Pelalawan akan melakukan aksi unjuk rasa di Polda Riau agar perkara kebakaran lahan ini segera diselesaikan," tutup Shukur Ahmad.***red/rfm 

Rezky FM 

Comment