Tar-Tar: Pemerintah Mesti Jamin Kesejahteraan Juru Parkir

Penyalainews, Pekanbaru - Mantan Ketua FKPPI Kota Pekanbaru, Tar-Tar Simanjuntak mengaku berencana melakukan perlawanan dengan cara yang elegan atas kebijakan Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru tentang perparkiran di Kota. Pekanbaru.

Pasalnya Tar-Tar sangat kecewa atas kebijakan Pemko Pekanbaru yang secara spontan tanpa prosedur yang jelas menunjuk PT Datama sebagai pemenang tender.

"Anda boleh tanya sama siapa saja, boleh sama Pak Ahmad Bebas, Pak Doktor Hewan Chaidir, Pak Herman Abdullah dan kepada para tokoh di kota ini, bahwa saya yang membuka sekaligus memulai duluan kegiatan perpakiran di Kota Pekanbaru. Tapi, kok justru kami yang dizolimi seperti ini?" ungkap Tar-Tar di Kedai Kopi Laris, Jalan Karet, Rabu (17/2).

Baca Juga: Pria Ini Sebut Perwako Perparkiran Sudah Kangkangi 45 Anggota DPRD Pekanbaru

Terkait terpilihnya PT Datama sebagai pemenang tender parkir di Kota Pekanbaru, menurut Tar-Tar, ada informasi yang masih dibungkus dugaan bahwa terpilihnya perusahaan tersebut merupakan wujud nyata dari praktik balas jasa antara Walikota Pekanbaru Firdaus dengan bos besar PT Datama Deddy Handoko Alimin.

"Ini masih dugaan, saya dapat informasi itu dari rekanan kerja saya. Bisa kacau kalau hal tersebut memang benar terjadi," pungkasnya.

Tar-Tar yang merupakan tokoh masyarakat di dua provinsi yakni Riau-Kepri itu juga mengingatkan agar Pemko Pekanbaru dapat bekerja secara baik dan profesional.

"Bagi saya, terpilih atau tidak sebagai pengelola parkir bukan menjadi suatu masalah. Hanya saja pemerintah mesti menjamin kesejahteraan para juru parkir di bawah naungan PT Datama tersebut," tutup Tar-Tar.

 

Comment