Pria Ini Sebut Perwako Perparkiran Sudah Kangkangi 45 Anggota DPRD Pekanbaru

Penyalainews, Pekanbaru - Masalah perparkiran di Kota Pekanbaru telah meresahkan membuat semua elemen masyarakat. Bahkan, para pelaku bisnis dan pengusaha lainnya ikut terkena imbasnya.

Kebingungan akibat masalah parkir ini turut dirasakan oleh Tar-Tar, seseorang yang mengaku bagian dari Pendiri Ormas Pemuda Pancasila di Provinsi Riau.

Tar-Tar turut geram dengan terbitnya Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru tentang perparkiran di Kota Pekanbaru.

Menurut pria berusia 72 tahun itu, kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara spontan tanpa prosedur yang jelas menunjuk PT Datama sebagai pemenang tender.

"Bayangkan saja, hanya dengan Perwako, Pak Firdaus telah nyata-nyata mengangkangi 45 Anggota DPRD, para wakil rakyat selaku pemegang mandat lebih dari satu juta jiwa di Kota Pekanbaru ini," ungkap Tar-Tar dengan nada geram.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Gabungan Lembaga Anti Korupsi Indonesia, mengajak semua pihak agar dapat lebih tenang dalam menyelesaikan masalah tersebut.

"Bagi kami, siapa pun pengelolah parkir di Kota Pekanbaru ini wajib menjunjung tinggi azas saling menguntungkan, terutama dalam rangka meningkatnya kesejahteraan para pekerja, yakni para juru parkir," harap Ketua Umum Gabungan Lembaga Anti Korupsi Indonesia, Larshen Yunus

Yunus juga mengingatkan para pelaku usaha harus taat azas dengan tidak melakukan perbuatan melawan hukum tindak pidana korupsi.

 

Comment