Tahukah Kamu? Ada Segudang Manfaat di Balik Manfaat Jalan Kaki

Penyalainews - Olahraga ringan yang banyak dipilih masyarakat di Indonesia salah satunya adalah berjalan kaki. Kendati nyaris tanpa usaha dan keringat, ternyata jalan kaki punya segudang manfaat untuk kesehatan dan kebugaran.

Mata lurus ke depan, sehingga kepala tidak menunduk, bahu dan punggung yang rileks, dengan lengan mengayun bebas, serta otot perut sedikit menegang dan punggung lurus merupakan postur tubuh yang baik dan gerakan terarah yang dibutuhkan untuk kesehatan dan kebugaran tubuh.

Jika postur sudah baik, manfaat berjalan kaki akan diperoleh. Lalu? Apa saja manfaat dari berjalan kaki?

Jaga Berat Badan

Penulis The Doctor on Demand Diet, Melina B. Jampolis, mengungkap bahwa berjalan kaki secara teratur tanpa sadar akan membuat lingkar pinggang makin kecil. Sebab, jalan kaki membantu meningkatkan respon tubuh terhadap insulin sehingga mengurangi lemak perut.

Dengan rute yang bervariasi atau kontur medan dengan kecepatan kaki yang juga divariasian, cobalah untuk menantang diri kamu untuk terus melangkah hingga 10 ribu langkah.

"Berjalan dengan interval benar-benar meningkatkan 'after burn' Anda [kalori yang terbakar setelah jalan kaki selesai]," kata pelatih jalan kaki, Michele Stanten dalam Prevention mengutip CNN Indonesia, Kamis (27/5).

Cegah Penyakit Kronis

Berjalan kaki ternyata juga mampu mencegah penyakit kronis. Bahkan, American Diabetes Association merekomendasikan jalan kaki untuk menurunkan kadar gula darah.

Peneliti di University of Boulder Colorado dan University of Tennessee juga menemukan jalan kaki teratur bisa menurunkan tekanan darah juga mengurangi risiko stroke.

Namun, sebaiknya ambil rute jalan kaki lebih jauh dari biasanya untuk mencegah penyakit. Stanten merekomendasikan untuk melakukan jalan kaki setidaknya selama 1 jam seminggu sekali atau dua kali.

Sehatkan Pencernaan

Kesehatan pencernaan juga dapat dijaga dengan berjalan kaki. Ahli terapi fisik di Cancer Treatment Centres of America, Tara Alaichamy mengatakan bahwa jalan kaki teratur akan meningkatkan pergerakan usus.

"Salah satu hal pertama yang harus dilakukan pasien bedah perut adalah berjalan, karena menggunakan otot inti dan perut, mendorong pergerakan dalam sistem pencernaan kita," ujarnya.

 

Comment