Penyalainews - Sejumlah fakta baru terkait pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar diungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Salah satunya surat wasiat yang dibuat tersangka pria berinisial L.
Jenderal Sigit mengatakan tersangka L sempat meninggalkan surat wasiat yang diperuntukkan bagi orang tuanya.
"Isinya mengatakan bahwa yang bersangkutan berpamitan dan siap mati syahid," ungkapnya, melansir detikcom, Senin (29/3).
Diketahui, pelaku bom bunuh diri di Makassar merupakan pasangan suami istri berinisial L dan YSF. Keduanya tewas di lokasi.
Sigit mengatakan, kedua tersangka menikah pada 6 bulan lalu. Keduanya bahkan dinikahkan oleh tersangka teroris yang sudah ditangkap sebelumnya.
"Saudara L dan YSF ini beberapa bulan yang lalu tepatnya 6 bulan lalu dinikahkan oleh Risaldi," ungkapnya.
Keduanya merupakan anggota kelompok JAD. Setelah bom bunuh diri di Makassar, Polri telah mengamankan sejumlah terduga teroris di sejumlah wilayah.

Comment