Penyalainews, Pelalawan - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seakan menjadi bencana tahunan bagi Provinsi Riau. Mengingat, setiap tahunnya Riau menjadi salah satu wilayah yang berpotensi menimbulkan titik api dan karhutla.
Tak tanggung-tanggung, titik-titik api yang menyebar dalam jumlah banyak siap membakar puluhan hingga ratusan hektar lahan di tanah Lancang Kuning ini. Bukannya mengganggu mengancam akan terjadinya kerusakan lingkungan, kabut asap yang ditimbulkan karhutla juga berdampak pada kesehatan masyarakat.
Ditambah lagi, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, memprediksi bahwa saat ini beberapa wilayah di Riau sudah memasuki musim kemarau. Setidaknya ada tujuh kabupaten/kota di Riau yang kini memasuki musim kemarau, termasuk Kabupaten Pelalawan.
Terkait upaya pencegahan karhutla yang dilakukan kepolisian, Aktivis Muda Riau, Muhammad Hidayat memberikan dukungan sepenuhnya atast tindakan cepat yang diambil oleh Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko.
Dalam hal ini, Muhammad Hidayat yang juga merupakan Ketua Forum Millenial Riau itu bersinergi turut menanggapi tantangan bencana karhutla 2021 ini.
"Saya percaya kepada pihak kepolisian dalam menangani karhutla, terutama di salah satu wilayah primadona yang sering terjadi karhutla yaitu Pelalawan. Saya apresiasi kepada Kapolres Pelalawan yang sudah berjibaku menjinakkan api. Semoga terwujud Riau tanpa Asap," kata dia, Sabtu (6/3).
Selain itu, dikatakan Muhammad Hidayat, barisan millenial Provinsi Riau siap bersinergi jika dibutuhkan untuk menjawab tantangan karhutla di Riau.
"Kami dari Forum Millenial Riau Bersinergi mendukung penuh Polres Pelalawan dalam pemadaman dan penanganan karhutla. jika memang dibutuhkan keterlibatan para anak muda, millenial kami siap bersinergi," tutupnya.

Comment