Penyalainews, Pekanbaru - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Pekanbaru menggelar kegiatan untuk memperingati Diesnatalis GMNI ke 64.
Kegiatan ini dilakasanakan di kelurahan Melebung yang terletak di kecamatan Tenayan Raya kota Pekanbaru, Minggu (25/03).
Meskipun masuk kedalam wilayah Kota Pekanbaru namun kondisi didaerah ini masih sangat memprihatinkan. Infrastruktur dan kondisi sosial ekonomi masyarakat disini masih sangat tertinggal.
GMNI Pekanbaru menggelar kegiatan di wilayah ini selama 3 hari yaitu pada tanggal 23 sd 25 maret 201, dengan tema "Membumikan Marhaenisme"
Tema ini diangkat dengan harapan kader-kader GMNI dapat langsug bersentuhan dengan kaum tertindas, agar marhaenisme ajaran Bung Karno tidak terhenti sampai di meja diskusi saja.
Pada kegiatan tersebut kader-kader GMNI yang hadir di minta untuk mencari data-data dengan cara membaur dengan masyarakat yang ada di lokasi. Kader GMNI juga menginap di rumah masyarakat yang ada di lokasi.
Riski Ananda Pablo selaku ketua DPC GMNI Pekanbaru kepada penyalainews.com mengatakan kader-kader GMNI harus mampu melakukan analisis sosial, untuk membenahi analogi pembangunan di Kota Pekanbaru baik ke arah sosial maupun ekonomi.
"Kegiatan ini kita bentuk dalam rangka melakukan analisis sosial, setelah kegiatan ini berjalan, akan kita bedah data-data yg didapat dan kita carikan solusi jangka panjang dan jangka pendeknya.
Kita melihat sangat banyak persoalan yg didapat didaerah ini, kesadaran masyarakat juga masih sangat minim. Harapan kita ada perhatian lebih dari pemerintah dan perusahaan disekitar pemukiman," tutupnya***red/rls.
Rezky FM

Comment