Penyalainews, Pekanbaru - Liga Mahasiswa Nasdem (LMN) Provinsi Riau menggelar kegiatan ngabuburit dan diskusi bertema "Peran Pelajar dan Mahasiswa dalam Menangkal Radikalisme dan Intoleran” di Auditorium DPW Partai Nasdem Riau, Selasa (4/5).
Acara ini dihadiri oleh dua narasumber yaitu Ketua Liga Mahasiwa Nasdem Riau Dicky Jordan Johar dan Ketua PW IPNU Saddam Orbusti. Turut pula hadir Ketua PC Sapma PP Pekanbaru Oki Jumianto.
Diskusi yang dimulai pukul 17.00 WIB tersebut berjalan sangat interaktif antara narsumber dan peserta yang dipandu oleh MC Sheren dan Moderator Samuel. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan peserta yang berasal dari Sapma PP Pekanbaru, BEM UNILAK, PW IPNU dan mahasiswa Lainnya.
"Pelajar dan mahasiswa garda terdepan untuk menangkal paham radikalisme dan intoleran karena mereka sudah masuk ke kampus-kampus dan sekolah," kata Ketua PW IPNU Riau Saddam Obertus.
Sadam mengatakan contoh aksi teror yang melibatkan kaum milenial atau mahasiswa sebagai pelakunya adalah peristiwa bom Katedral Makassar dan aksi teror di Mabes Polri yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Ini juga harus di cegah, pemerintah juga harus mengalokasikan dananya yang begitu besar. Setidaknya sebulan sekali adakan seminar anti paham radikal seperti ini," kata Ketua LM Nasdem Riau Dicky Jordan Johar.
Sementara itu, Ketua Sapma PP Pekanbaru Oki Jumianto mengatakan bahwa seminar saja tidak cukup untuk menangkal radikalisme. Menurutnya, mahasiswa juga banyak edukasi tapi kurang aksi, sejatinya gerakan pencegahan itu harus ada.
"Radikal itu sakit, banyak memakan korban yang tidak sakit adalah restorasi perubahan secara perlahan," Gurau Sekretaris Wilayah LM NasDem Riau, Vije Khant alias Vijay Kantaw.
LM Nasdem Riau akan selalu mengadakan seminar-seminar tentang isuyang aktual baik itu terkait permasalahan di Riau maupun isu-isu nasional.

Comment