Penyalainews, Pelalawan – Forum Pemuda Pelalawan meminta Kejati Riau menindak dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan atas dugaan korupsi penyediaan dan penggunaan alat Sweb Test Covid -19 dan serta pembelian mobil dinas yang tidak sesuai dengan aturan.
Ketua Forum Pemuda Pelalawan Said Mukhlis dalam keterangan persnya menjelaskan, Kejati Riau harus turun langsung ke Pelalawan untuk menelusuri dugaan korupsi di Diskes.
“Kami secara tegas meminta Kejati Riau segera memeriksa Kadis Kesehatan Pelalawan, data yang kami himpun dari hasil audit BPK banyak sekali temuan dugaan korupsi di sana, itu ada alat Swab Test Covid-19 yang sudah kadaluarsa, seharusnya Diskes harus bisa menggunakannya sesuai dengan target yang telah ditentukan, ada pemborosan disana,”jelas Mukhlis kepada Penyalainews.com, Rabu (15/06/2022).
Selain itu, ungkap Said Mukhlis Diskes juga telah membeli mobil dinas diluar dari aturan yang telah ditetapkan Pemda Pelalawan.
“Kadiskes menggunakan mobil dinas yang aturannya digunakan oleh pejabat tinggi, kami menduga disana ada mark up anggaran terhadap pembeliannya dan itu juga menjadi temuan audit BPK beberapa waktu lalu, sampai hari ini menjadi pro dan kontra atas masalah itu,”ungkapnya.
Sementara itu, Kejari Pelalawan pun seolah diam atas dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Pelalawan.
“Kejari sampai hari ini tutup mata, oleh karena itu kami Forum Pemuda Pelalawan berharap Kejati secepatnya menyelidiki perkara ini, jika tidak ada tanggapan kami secepatnya akan datang langsung ke Pekanbaru dan menyerahkan surat laporan ini langsung kepada Kepala Kejati Riau, artinya kami meminta pihak berwajib serius menyelesaiakan Dugaan Korupsi ini,” tutup Mukhlis.***red/rls

Comment