Aksi Damai Di Polsek Kuba, Terkait Penyerangan Restoran Laut Jaya, Terlaksana Dengan Tertib, Aman Dan Damai

Penyalainews, Karimun - Ketidak-puasan Awner Restoran Seafood Laut Jaya Mukalimus Sawang Jumari, terkait penyerangan ditempat usahanya oleh Saudara Yanto warga Kecamatan Guntung Kabupaten Indra Giri Hilir ( Tembilahan ) Selasa tanggal 29 November 2021 sekitar jam 15.00 Wib, sampai saat berita ini termediakan, Penyelidikan Perkara Dugaan Terjadinya Tindakan Pidana " Perbuatan Tidak Menyenangkan " belum terlihat adanya titik terang upaya penyelesaian hukumnya, bahkan saudara Yanto masih bebas berkeliaran.

Menurut Jumari, Akibat lambatnya upaya penyelesaian dan kepastian hukum dari permasalah yang dialami oleh dirinya, akhirnya Selasa ( 04/ 05 ) bersama dengan lebih-kurang 70 warga, ditambah dengan beberapa Ormas, Jumari didampingi istrinya Nyonya Yani, mendatangi Mapolsek Kuba, Kuta Belat di Tanjung Berlian Kota Urung, dalam bentuk Aksi Damai, untuk mempertanyakan Kepastian Hukum dari permasalahan penyerangan terhadap dirinya bertempat di Restoran Seafood Laut Jaya kata Jumari yang biasa dipanggil Igut.

"Kita datang bersama masyarakat ke Polsek Kuba, Kuta, Belat bukan untuk berdemo dan atau berbuat kegaduhan, tetapi Kita minta penyelesaian dan kepastian hukum dari penyerangan di Restoran Seafood Laut Jaya yang sudah mendekati tiga tahun, tetapi kenapa sampai saat ini masih belum tuntas, setiap ditanya kepada Polisi, jawabannya selalu masih didalam proses penyelidikan," jelas Jumari.

Jika memang masih didalam proses penyelidikan, sewajarnya setiap proses yang dilalui wajib diketahui oleh korban, bukan senyap saja seperti sekarang ini, siapapun orangnya, jelas akan bertanda-tanya, proses Penyelidikan diduga terjadinya tindak pidana " Perbuatan Tidak Menyenangkan " ini dilanjutkan apa tidak, jika memang tidak memenuhi unsur Pidana, jelaskan dengan Korban, bukan didiamkan ujar Jumari.

Warga masyarakat mana yang tidak marah dan kesal, jika rumah dan tempat usaha Kita diserbu orang lain, bahkan memaki-maki tuan rumah, tanpa alasan yang jelas, presedur hukum sudah Kita lalui beragam BAP dan berkas pendukung sudah pula Kita sampaikan, tetapi upaya penyelesaiannya kenapa lelet ucap Jumari.

Pantauan penyalainews.com dilapangan, aksi damai yang berjalan dengan tertib, aman dan terkendali, disambut oleh Kapolsek Kuba Kuta, Belat AKP. Hendriyal didampingi Kapolsek Kundur, Ungar AKP. Septimaris, SE, yang menjelaskan dengan beragam masukan secara arif dan bijak serta bahasa yang cukup mudah dimengerti oleh para warga yang melaksanakan aksi damai. dan diakhiri dengan photo bersama, seterusnya peserta aksi damai kembali ke kediaman masing-masing.***red/rls

Laporan : Suhardi 

Comment