Penyalainews, Pekanbaru - Gubernur Riau, Syamsuar meminta daerah dengan zona merah untuk tidak melaksanakan salat Idul Fitri di masjid. Hal ini disampaikan Syamsuar usai menggelar rapat bersama para walikota dan bupati se-Riau, Senin (3/5) kemarin.
"Zona merah dan oranye itu lebih baik salat di rumah ya," kata Syamsuar, Selasa (4/5).
Syamsuar juga meminta walikota dan bupati untuk segera mengambil kebijakan. Dia berharap semua kepala daerah di Riau kompak terkait izin salat Idul Fitri pada 2021 ini serta sesuai dengan arahan Menteri Agama.
Selain itu, Syamsuar juga akan segera menggelar pertemuan dengan Ketua MUI, tokoh agama dan masyarakat. Tak terkecuali seluruh walikota dan bupati di Riau.
"Saya minta bupati dan walikota juga harus satu suara dengan yang diinstruksikan di pusat," ujar mantan Bupati Siak 2 periode itu.
Syamsuar juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan mudik Lebaran. Untuk itu, ia meminta tim Satgas Covid-19 Riau memperketat akses masuk dan keluar Bumi Lancang Kuning ini.
"Sebentar lagi sudah pengetatan pemudik dari Riau atau ke luar Riau. Ini juga harus diperketat, saya menerima laporan di pintu masuk itu sudah banyak putar balik, kalau bisa ini diperketat, daerah juga sama agar angka (kasus COVID-19) kita turun," ungkapnya.
Untuk diketahui, kasus Covid-19 di Riau mengalami peningkatan sejak beberapa hari terakhir. Hal ini disusul dengan tingginya angka kematian di Riau. Hingga 2 Mei lalu, tercatat 16 pasien dinyatakan meninggal dunia.***red/rfm

Comment