Penyalainews, Pekanbaru - Puluhan masa yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat Pemuda Millenial Pekanbaru (PMP) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wilayah Perpajakan Riau yang berada di Jalan Sudirman Pekanbaru.
Ada pun tuntutan PMP adalah meminta Kepala Kanwil Pajak Provinsi Riau melakukan audit dan memeriksan harta kekayaan pegawai perpajakan berinisial W, karena ia diduga memilik harta kekayaan tidak wajar.
Koordinator Aksi Edi Kurniawan dalam orasinya menyampaikan bahwa harta pegawai pajak W yang tercatat di LHKPN sekitar 4 milliar.
"Setelah kami telusuri yang tercatat harta kekayaan W itu 4 milliar, kemudian kami juga mendapatkan datanya W memiliki aset lebih dari 40 milliar, ini patut diduga dari mana asal kekayaan W tersebut," jelas Edi ketika berorasi di depan Gedung Kanwil Pajak, Senin (27/06/2023).
Pada kesempatan ini juga, Edi meminta KPK dan PPATK segera memanggil W untuk dimintai keterangan dan di periksa.
"Dari harta kekayaan yang W miliki senilai 40 miliiar lebih, ia harus bisa membuktikan dari mana W memperoleh hartanya, ini harus ada tindakan dari Kepala Kanwil Pajak Riau, jangan diam saja," ungkap Edi.
Selanjutnya, terang Edi jika dalam waktu 7 kali 24 jam ia tidak mendapat jawaban dari Kakanwil Pajak Riau, pihaknya akan menggelar aksi yang lebih besar lagi.
"Kami beri waktu 7×24 jam untuk memberikan jawaban persoalan hartan kekayaan W kepada PMP, jika tidak kami akan menggelar aksi yang lebih besar lagi, kita berharap pegawai yang memiliki kekayaan fantastis seperti W ini dilakukan pemeriksaan, jika tidak kepercayaan masyarakat akan hilang,"pungkasnya.
Diakhir aksi unjuk rasa, PMP menyerahkan draft tuntutan kepada perwakilan Kanwil Pajak Riau.***red/rfm
Rezky FM

Comment