Kasus Covid-19 di Riau Tinggi, Presiden: Respons yang Cepat Kalau Ada Peningkatan!

Penyalainews - Tingginya peningkatan angka kasus Covid-19 di Provinsi Riau mendapat sorotan dari Presiden Joko Widodo. Presiden Jokowi meminta pemerintah daerah serta perangkat desa di Riau untuk bertindak cepat jika menemukan warga positif corona.

"Jangan lengah dan jangan tunggu chaos baru kita bertindak, terlambat," kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Kabinet RI, melansir Kompas.com, (20/5).

Gubernur beserta jajarannya, panglima kodam, kapolda, wali kota, bupati, kapolres hingga para perangkat desa diminta Jokowi untuk bekerja sama menangani pandemi. Menurut Jokowi, manajemen pengendalian pandemi akan lebih mudah jika dikerjakan bersama.

Ketika ditemukan warga positif Covid-19 di satu RW, pemda dan perangkat desa setempat, kata Jokowi, harus segera bertindak dengan melakukan karantina mandiri. Selanjutnya, dianjurkan untuk dirawat di rumah sakit jika kondisinya memburuk.

"Kita perlu bekerja bersama-sama, jangan lengah dan ada respons yang cepat kalau ada peningkatan," ujarnya.

Naiknya angka kasus aktif Covid-19 di Riau, Jokowi menduga terjadi dikarenakan kelengahan pemerintah daerah dan masyarakat.

Berdasarkan data, kasus aktif Covid-19 di Riau mencapai angka yang tinggi pada September 2020 yakni 3.638 kasus. Jumlah ini berangsur-angsur turun hingga Februari 2021 berada di angka 1.071 kasus.

Namun, terhitung sejak Maret, angka itu kembali mengalami kenaikan hingga mencapai 1.302 kasus. Bahkan, periode Maret ke April, kasus aktif Covid-19 melonjak tinggi menjadi 4.865 kasus.

Kemudian, per awal Mei hingga 18 Mei 2021 kasus aktif tercatat sudah mencapai 4.170 kasus. "Hati-hati mengenai ini, hati-hati," kata Jokowi.

 

Comment