Penyalainews, Pelalawan - Satuan Tugas Reaksi Cepat Taruna Siaga Bencana ( Tagana ) Pelalawan mengecam tindakan yang dilakukan oknum Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Dinsos Pelalawan) inisial N yang mempersulit untuk menfasilitasi tim Tagana untuk turun mencari korban yang hilang akibat terkaman buaya di kecamatan Bandar Petalangan.
Dalam wawancaranya Muhammad Daud, S.Sos selaku Sekretaris Tagana Kabupaten Pelalawan mengecam tindakan oknum pejabat daerah (Kabid) tugas dan fungsinya sebagai pejabat daerah.
"Untuk diketahui pada Jum'at 17/06/2022 sekita pukul 23:00 WIB - kami dapat kabar bawa tim gabungan akan turun untuk mencari korban akibat diterkam buaya, oleh sebab itu dengan sigap saya menelepon Kabid untuk meminjam mobil dan perlengkapan lainnya. Tetapi, secara santai dia menjawab tidak bisa, sontak membuat saya kaget dengan jawaban tersebut," jelas Daud kepada Penyalainews.com Sabtu (18/06/2022).
Padahal, kata Daud kebutuhan kami saat ini sangat mendesak. Tagana Kabupaten Pelalawan menyangangkan sikap yang dilakukan oleh Dinas Sosial.
"Sesudah itu, Kabid pun sempat menyampaikan silahkan berkoordinasi ke Kepala Dinas, kami pun melakukan komunikasi ke Kadis, Ia menyampaikan coba hubungi Kabid, jadi kami merasa dipermainkan, sementara kendaraan itu adalah fasilitas untuk pekerjaan kami, mereka saling lempar," ungkap Daud.
Atas persoalan ini, Daud meminta agar Dinas Sosial ini harus bisa bersinergi bersama Tagana.
"Kerja sama antara Tagana dan Dinsos ini harus disatukan, jika mereka berbuat terus seperti itu bagaimana kami bekerja. Peranan Dinsos itu sudah jelas untuk kemanusiaan, kami berharap persoalan seperti ini tak akan terjadi kedepanny," tutupnya.***red/rls.
Rezky FM

Comment